Kemampuan Hard skill dan soft skill dalam bidang Ketenagalistrikan

Image

Dosen pengampu Mata kuliah studium general 2013 memberi saya tugas,dimana tugas ini sangat berguna bagi saya yang bergerak di bidang ketenagalistrikan untuk kedepannya

  1. Identifikasi peluang dan tantangan di masa mendatang (5-10 tahun kedepan) terkait dengan bidang kerja atau keahlian yang akan anda geluti(Pilihan bidang kerja atau keahlian bisa anda kaitkan dengan konsentrasi yang telah pilih saat ini atau akan anda pilih disemester-semester mendatang)

Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada  merupakan salah satu jurusan teknik di Universitas Gajah Mada.Teknik Elektro sendiri memiliki beberapa bidang studi (disiplin ilmu), yaitu: Konsentrasi Sistem Tenaga Listrik dan Konsentrasi Sistem Instrumentasi Elektronis (Telekomunikasi,Instrumentasi dan Kendali,dan Elektronika). Dalam dunia yang serba modern ini,Teknik Elektro mempunyai banyak peluang besar seperti:

  • Hampir semua sisi kehidupan manusia sekarang membutuhkan listrik sebagai sumber energi utama.
  • Semua peralatan modern, hampir tanpa kecuali, pasti memiliki/tersusun dari rangkaian elektronika baik digital maupun analog. Penguasaan akan teknologi elektronika ini akan merangsang terbangunnya sektor-sektor industri baru yang berbasis teknologi elektronika serta meningkatkan daya saing bangsa dalam perekonomian global. Ini adalah target dari bidang studi Teknik Elektronika.
  • Teknologi telekomunikasi telah bersinergi dengan teknologi multimedia dan menciptakan dimensi baru dalam berkomunikasi yang ditandai dengan semakin maraknya teknologi seluler di masyarakat saat ini.

2.     Berdasarkan identifikasi tersebut di atas, spesifikasi kemampuan apa saja yang harus Anda kuasai baik hard maupun soft   untuk   dapat berkompetensi dan meraih kesuksesan dibidang yang akan anda geluti

  • mempunyai basis pengetahuan teknik tenaga listrik yang kuat se­hingga mampu dengan cepat mengi­kuti perkembangan iptek, khusus­nya dalam bidang ketenagalistrikan
  • memiliki potensi berkembang dan mampu belajar sepanjang hayat
  • memiliki kompetensi dalam aplikasi ilmu matematik dan ilmu sains dasar untuk menyelesaikan masalah ke­tenagalistrikan ilmu pengetahuan dan teknologi
  • mampu mengembangkan metoda teknik melalui kemampuan mem­formulasikan masalah dan mencari alternatif solusi masalah khususnya bi­dang ketenagalistrikan
  • memiliki pemahaman yang baik akan arah perkembangan dan dampak dari teknologi, khususnya teknologi ketenagalistrikan, dalam ma­syarakat dan lingkungan kehidupan
  • memiliki kemampuan untuk me­nyelesaikan tugas secara mandiri dan terprogram, melalui proses pembelaja­ran teori, praktikum di laboratorium dan projek tugas akhir
  • memiliki kemampuan untuk bekerja dalam grup atau kelompok
  • memiliki kemampuan bekerja dalam tekanan tinggi dan mampu bekerja dengan cepat dan hasil yang baik
  • memiliki norma dan etika teknik yang baik dan terpercaya
  • memiliki wawasan berfikir interdisipliner dan ket­erampilan komunikasi yang baik agar dapat berkarya secara efektif di industri, di perusahaan ketenagalistrikan, dan di bidang pendidikan dan penelitian.
  • Memiliki kemampuan tata bahasa baik bahasa indonesia maupun bahasa inggris yang berdasarkan EYD, baik lisan maupun tertulis
  • Memiliki komitmen dan tekad untuk produktif menghasilkan karya di bidang ketenagalistrikan
  • Memiliki motivasi yang tinggi untuk menjadi engineer berkualitas
  • Memiliki jiwa kerja keras untuk mewujudkan impian sebagai engineer kelistrikan
  • Memiliki rasa tanggungjawab terhadap segala tindakan yang diambil

 

3. Berdasarkan kebutuhan kemampuan hardskill maupun softskill yang dibutuhkan tersebut,identifikasi kemampuan yang sudah maupun yang belum anda kuasai (ingat kembali konsep quadrant conscious competence) dan susunlah planning yang detail anda ke depan sehingga anda yakin bahwa begitu lulus semua kompetensi tersebut sudah akan anda kuasai

Saya hanya menggolongkan kompetensi-kompetensi Hard Skill dan Soft Skill yang sudah saya sebutkan dalam conscious competence dan conscious incompetence

Conscious competence

  • mempunyai basis pengetahuan teknik tenaga listrik yang kuat se­hingga mampu dengan cepat mengi­kuti perkembangan iptek, khusus­nya dalam bidang ketenagalistrikan
  • memiliki potensi berkembang dan mampu belajar sepanjang hayat
  • memiliki kompetensi dalam aplikasi ilmu matematik dan ilmu sains dasar untuk menyelesaikan masalah ke­tenagalistrikan ilmu pengetahuan dan teknologi
  • memiliki norma dan etika teknik yang baik dan terpercaya
  • memiliki komitmen dan tekad untuk produktif menghasilkan karya di bidang ketenagalistrikan
  • memiliki motivasi yang tinggi untuk menjadi engineer berkualitas
  • memiliki jiwa kerja keras untuk mewujudkan impian sebagai engineer kelistrikan
  • memiliki rasa tanggungjawab terhadap segala tindakan yang diambil

Conscious Incompetence

  • memiliki wawasan berfikir interdisipliner dan ket­erampilan komunikasi yang baik agar dapat berkarya secara efektif di industri, di perusahaan ketenagalistrikan, dan di bidang pendidikan dan penelitian.
  • Memiliki kemampuan tata bahasa baik bahasa indonesia maupun bahasa inggris yang berdasarkan EYD, baik lisan maupun tertulis
  • mampu mengembangkan metoda teknik melalui kemampuan mem­formulasikan masalah dan mencari alternatif solusi masalah khususnya bi­dang ketenagalistrikan
  • memiliki pemahaman yang baik akan arah perkembangan dan dampak dari teknologi, khususnya teknologi ketenagalistrikan, dalam ma­syarakat dan lingkungan kehidupan
  • memiliki kemampuan untuk me­nyelesaikan tugas secara mandiri dan terprogram, melalui proses pembelaja­ran teori, praktikum di laboratorium dan projek tugas akhir
  • memiliki kemampuan untuk bekerja dalam grup atau kelompok
  • memiliki kemampuan bekerja dalam tekanan tinggi dan mampu bekerja dengan cepat dan hasil yang baik

Planning untuk mewujudkan kompetensi-kompetensi tersebut

  • mengikuti berbagai diskusi kelompok tentang dunia kelektroan khususnya ketenagalistrikan
  • mengikuti kegiatan-kegiatan organisasi yang positif demi terwujudnya kemampuan komunikasi yang lebih baik
  • mengikuti berbagai pelatihan penggunaan software yang berkaitan dengan keelektroan
  • mengikuti program pelatihan bahasa asing
  • menghadiri seminar energi dan teknologi demi mengetahui lebih banyak tentang dunia teknologi dan informasi
  • mengikuti pengembangan riset di kampus
  • belajar dan mengerjakan suatu tugas dengan mandiri,lalu berdiskusi dengan teman agar didapatkan kesimpulan yang baik dan benar
  • bertindak berdasarkan pancasila dan UUD agar terhindar dari kegiatan atau tindakan yang tidak sesuai etika mahasiswa dan engineer