Berhentilah Sebelum Diberhentikan

Image

Melihat fakta yang ada di Indonesia,rokok adalah barang yang murah dan sangat mudah didapat oleh siapa saja.Dapat anda lihat banyak event-event yang didukung oleh perusahaan rokok,bahnkan event olah raga dan dunia pendidikan.Yang lebih mengejutkan adalah jumlah anak Indonesia yang merokok tidak tanggung-tanggug jumlahnya yaitu 40,3 juta jiwa. Berdasarkan data WHO perokok di Indonesia menduduki urutan ke 3 terbesar di dunia dibawah Cina dan India. Data selengkapnya dapat dilihat di http://www.promkes.depkes.go.id/index.php/mediaroom/fakta-dan-statistik/masalah-rokok-di-indonesia

Bahkan media asing sampai menyoroti negara kita karena rokok

Berhentilah Sebelum Diberhentikan!

Kalimat ini saya tujukan bagi anda yang saat ini masih terjerat oleh kenikmatan rokok.Lalu muncul satu pertanyaan,Mengapa harus berhenti merokok? Saya punya jawaban yang simple,jika anda membeli rokok anda sudah pasti melihat peringatan bahaya merokok di bungkus rokok tersebut,Lalu bagaimana anda bisa dikatakan seorang yang cerdas bila anda menggunakan suatu barang yang sudah jelas ada label/tanda peringatan bahaya penggunaan barang tersebut? Silahkan anda mencari-cari lebih dalam bahaya-bahaya tersebut melalui internet atau orang yang ahli dalam bidang itu dan sudah dapat dipastikan kengerian lah yang akan timbul dalam benak anda.Rokok adalah salah satu pembunuh terbesar manusia di dunia,Maka saya menghimbau anda yang masih merokok untuk segera berhenti atau suatu saat anda akan diberhentikan (mati) oleh rokok tersebut.

Pada tulisan saya kali ini,saya akan berbagi pengalaman saya dalam usaha saya berhenti merokok dan saya juga akan memberikan beberapa tips bagi anda yang mau berhenti merokok.FYI saya tergolong perokok muda,maksudnya saya adalah perokok yang baru-baru saja merokok.Saya mulai merokok saat duduk di bangku SMA kelas 2 dan berhenti merokok saat kuliah awal semester 2,genap lah 2 tahun saja saya merokok.Sekedari info aja saya punya cukup banyak teman yang merokok mulai dari SMP bahkan SD.

Apa sajakah yang menyebabkan seseorang mulai merokok?

  • Pubertas

Pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik,psikis, dan pematangan fungsi seksual. Masa pubertas dalam kehidupan kita biasanya dimulai saat berumur delapan hingga sepuluh tahun dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun.Pada masa ini juga biasanya anak muda mulai bertambah rasa percaya diri dan rasa ingin dihormati.Anggapan anak muda merokok terlihat keren dan sangar memang menjadi salah satu pemicu untuk mulai merokok.

  • Galau

Bisa saya katakan Galau adalah pembunuh masa depan.Menurut saya semua tindak kejahatan muncul karena rasa galau gundah gulana yang menghantui pelakunya.Contohnya saja pencuri melakukan tindakan pencurian karena galau akan kehidupan ekonominya yang serba kekurangan.Begitu juga merokok,agak geli saya bercerita tapi jujur karena saat itu saya punya masalah dengan pacar sehingga membuat saya galau maka saya beralih ke rokok agar dapat melupakan masalah saya saat itu.Untuk yang satu ini anda harus membentengi diri anda dengan ibadah dan selalu mendekatkan diri dengan sang pencipta.

  • Kurangnya perhatian kedua orang tua

Kurangnya perhatian orang tua dapat membuat seorang anak bertindak liar dan durhaka kepada orang tuanya,membuat anak menjadi nakal dan mudah terjerumus ke tindakan yang melanggar norma.Orang tua yang tidak peduli akan membuat anak semakin bebas melakukan apa yang ia sukai.

  • Ajakan teman

Masa pubertas memang masa transisi dimana remaja banyak mendapatkan pembelajaran dari luar dibanding dari keluarga.Hal ini membuat seorang anak dapat dengan mudah menerima ajakan temannya termasuk ajakan merokok.Berteman boleh dengan siapa saja,tetapi Bersahabat harus pilih-pilih.

Beberapa hal diatas mungkin hanya sebagian dari alasan seseorang mulai merokok dan hal-hal tersebut lah yang saya alami.

Lalu bagaimana saya bisa berhenti merokok? Faktor apa sajakah yang mendasari saya untuk berhenti merokok? FYI saya sudah berhenti merokok sejak awal semester 2 (7 Februari) hingga sekarang menjelasng memasuki semester 6.

Inilah faktor yang menyebabkan saya bisa berhenti merokok sampai sekarang:

 

  • Transisi dari kontrakan ke kos

Setelah saya mencicipi hidup dengan mengontrak rumah selama satu semester,saya memutuskan untuk menjadi anak kos walaupun saya masih punya sisa satu semester lagi untuk hidup di rumah kontrakan itu.Alasan saya saat itu saya ingin lebih dekat dengan teman kuliah dengan begitu saya bisa belajar bareng dengan teman-teman bila masa ujian,maklum saya mengontrak rumah yang cukup jauh dari kampus sehingga interaksi dengan teman kuliah sangat jarang.Alasan yang lain adalah ingin hidup yang mulanya serba ada menjadi serba terbatas.Selama saya mengontrak saya tidur beralasakan kasur setebal 30 cm dan lengkap ada Laptop,TV,dan Komputer.Setelah pindah ngekos kasur saya berubah menjadi hanya setebal kurang lebih 15 cm kurang dan tidak ada TV.Saya meyakini TV adalah salah satu musuh pelajar maka saya minta orang tua saya untuk membawa pergi kasur dan TV saya.Rupanya tubuh saya tidak langsung sigap menerima masa transisi ini,saya menjadi stres dan sakit.Saat itu saya terserah sakit flu dan demam.Dalam keadaan sakit ini saya memaksakan untuk merokok,lalu sesuatu yang mengejutkan terjadi.Rasa rokok tersebut menjadi seperti racun,sangat tidak enak.Terus saya paksakan untuk merokok namun saya tidak kuat dengan rasanya yang seperti racun,Inilah titik mula saya berhenti merokok.

  • Adanya indikasi penyakit Jantung yang dialami bapak

Beberapa minggu sebelum saya keluar dari kontrakan,saya mendapat kabar dari Ibu bahwa bapak diindikasi memiliki penyakit jantung.Pada suatu malam bapak saya merasakan sesak di dada dan dilarikan ke rumah sakit.Dari pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter,bapak saya terindikasi mengalami penyumbatan pembuluh darah dan sakit jantung sehingga direkomendasikan ke rumah sakit jantung di jakarta.Karena itu bapak berhenti merokok.Saya pun mulai tergerak hati untuk berhenti merokok juga

  • Boros

Tidak dipungkiri bahwa merokok membuat kantong mahasiswa seperti saya ini jebol.Misalkan saja satu bungkus rokok rata-rata Rp 10.000 dikali 30 hari maka saya mengeluarkan uang Rp 300.000 per bulan untuk rokok,ini hitungan untuk satu rokok per hari,jumlah pengeluaran dapat bertambah bila sehari bisa 2 bungkus rokok dan dengan harga yang lebih mahal.Kalau dilogikakan uang Rp 300.000 bisa untuk beli apa saja,misalnya pakaian,makan enak,atau perlengkapan penunjang hiburan seperti headset dll.Setelah saya berhenti merokok saya punya banyak tabungan uang bulanan.

  • Perjanjian dengan orang tua

Dulu saat saya masih kecil,saya pernah berjanji kepada Ibu saya bahwa saya tidak akan pernah merokok selama hidup saya.Janji ini rupanya saya lupakan.Betapa durhakanya saya kepada Ibu.Jujur godaan kembali merokok sangat besar apalagi saat ngobrol sama teman yang merokok dan saat belanja ke minimarket yang di kasirnya memajang segala macam merek rokok.Teringat janji saya kepada Ibu itulah membuat saya kembali berjanji kepada kedua orang tua saya untuk tidak akan kembali merokok.Melalui sambungan telepon saya mengakui bahwa selama ini saya merokok dan saya berjanji kepada mereka tidak akan merokok lagi.Cara ini sangat ampuh untuk saya agar dapat berhenti merokok selamanya,karena apabila saya nanti merokok lagi maka saya mendustakan mereka.

  • Dunia Kerja

Suatu hari saya sedang kuliah di Jurusan,saya melewati papan pengumuman.Di papan pengumuman tersebut ada banyak lowongan pekerjaan beserta syarat-syaratnya bagi para sarjana.Salah satu syarat yang saya lihat adalah “diutamakan tidak merokok”.Kalau dipikir-pikir,tes masuk kerja pasti ada tes kesehatan,orang yang tidak merokok saja bisa tidak lolos apalagi yang merokok.

  • Teman Kuliah

Saya sangat bersyukur diterima sebagai mahasiswa JTETI FT UGM.Di sini semua teman-teman saya adalah orang yang cerdas dan mempunyai attitude yang sangat bagus.Sangat sedikit dari mereka yang merokok.Tentu saja ini dengan tidak merokok saya menunjukkan respect saya kepada teman-teman.

Berbagai faktor diatas adalah alasan terbesar saya untuk berhenti merokok selain alasan rokok itu sendiri yang mengandung racun.Bagi anda yang mau berhenti merokok,anda sangat perlu membesarkan niat anda untuk berhenti merokok,cari tau bahaya akan rokok,respect dengan lingkungan sekitar,dan saya sarankan anda jangan mencoba berhenti merokok dengan cara mengurangi porsi rokok anda karena itu tidak akan ampuh untuk membuat anda berhenti merokok.Mari perangi rokok dari sekarang,untuk kesehatan yang lebih baik!