Manfaat dan Langkah Perencanaan

Proses Perencanaan Strategi

Perencanaan adalah kegiatan-kegiatan pengambilan keputusan dari berbagai pilihan yang terbaik mengenai sasaran dan cara-cara yang akan dilaksanakan di masa depan guna mencapai tujuan yang diinginkan, serta pemantauan dan penilaian atas perkembangan hasil pelaksanaannya, yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Berdasarkan pengertian perencanaan tersebut, siklus perencanaan tidak hanya berkutat dan berhenti pada tahapan awal semata tetapi juga hingga tahapan penjaminan kualitas akhir. Perencanaan merupakan suatu proses yang penting, unik, dan sangat menentukan sukses tidaknya suatu kegiatan. Apabila kita gagal merencanakan, maka itu berarti kita telah merencanakan kegagalan itu sendiri.

Ada beberapa tahapan dalam proses perencanaan yaitu:

1.Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan

Perencanaan dimulai dengan mencari keputusan-keputusan yang diinginkan dan dibutuhkan.Hal ini sangat perlu agar sumber daya yang ada dapat digunakan secara efektif

2.Merumuskan keadaan saat ini

Pemahaman akan keadaan saat ini sangat penting.Apabila keadaan saat ini telah teranalisa maka dapat dirumuskan rencana kegiatan yang lebih lanjut.Keadaan saat ini meliputi ketersediaan sumber daya,kondisi keuangan,dan lain-lain.

3.Mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan

Segala kekuatan/kemudahan dan kelemahan/hambatan diidentifikasi untuk mengukur kemampuan dalam mencapai tujuan yang diinginkan.Faktor lingkungan adalah faktor yang dapat membantu dalam mencapai tujuan dan yang dapat menimbulkan masalah.

4.Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan

Tahap terakhir dalam proses perencanaan meliputi pengembangan berbagai alternatif kegiatan untuk pencapaian tujuan, penilaian alternatif-alternatif tersebut, dan pemilihan alternatif terbaik diantara berbagai alternatif yang ada..

Ada beberapa jenis perencanaan,yaitu :

  1. Perencanaan Strategis

Perencanaan strategis merupakan rencana jangka panjang (lebih dari 5 tahun) untuk mencapai tujuan strategis. Fokus perencanaan ini adalah organisasi secara keseluruhan. Rencana strategis dapat dilihat sebagai rencana secara umum yang menggambarkan alokasi sumber daya, prioritas, dan langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan strategis.

  1. Perencanaan Operasional

Perencanaan operasional diturunkan dari perencanaan taktis, mempunyai fokus yang lebih sempit, jangka waktu yang lebih pendek (kurang dari 1 tahun) dan melibatkan manajemen tingkat bawah.

Adapun unsur-unsur perencanaan adalah sebagai berikut:

  • Tujuan
  • Kebijakan
  • Prosedur
  • Progress (kemajuan)
  • Program

Fungsi dan manfaat perencanaan pada masa sekarang ini semakin mendapat tempat yang paling penting karena di samping nilai manfaat juga fungsinya pun semakin dirasakan. Manfaat dan fungsi perencanaan dapat disimpulkan, sebagai berikut:

  1. Perencanaan itu penting karena di dalamnya memuat tujuan yang berjangka panjang ataupun pendek serta ditekankan pula apa saja yang harus dilakukan agar tercapai tujuan-tujuan tersebut.
  2. Perencanaan berfungsi sebagai petunjuk.
  3. Perencanaan merupakan proses yang terus-menerus.
  4. Perencanaan berfungsi sebagai alat pengendali.
  5. Perencanaan yang baik menjamin penggunaan sumber-sumber daya yang tersedia secara efektif dan efisien.

Faktor waktu mempunyai pengaruh sangat besar terhadap perencanaan dalam empat hal yaitu:

1.  Waktu sangat diperlukan untuk melaksanaakan perencanaan efektif

2.  Waktu sering di perlukan setiap langkah perencanaan tanpa informasi lengkap tentang variabel-variabel dan alternatif-alternatif,karena waktu diperlukan untuk mendapatkan data dan memperhitungkan semua kemungkinan.

3.  Jumlah waktu yang akan dicakup dalam rencan harus dipertimbangkan.

4. Waktu perkiraan akan menjadi masukan penting sebagai teknik lainnya digunakan  untuk mengatur struktur dan semua proyek.

Sumber gambar : studimanajemen.blogspot.com
Sumber tulisan  : berbagai blog

untuk tugas mata kuliah Perancangan Sistem Listrik Industri  JTETi FT UGM