Respon Transien Induktor

Respon transient Induktor

Induktor memiliki sifat yang berkebalikan dengan kapasitor. Bila kapasitor menyimpan energi dalam medan listrik (berupa tegangan yang dihasilkan diantara kedua pelatnya), induktor menyimpan energi dalam medan magnet (berupa arus yang dialirkan pada kawat kumparannya). Jadi, energi yang  disimpan pada kapasitor berusaha untuk mempertahankan nilai tegangan pada kedua pelatnya, energi yang disimpan pada induktor berusaha untuk mempertahankan nilai arus yang mengalir pada kawat gulungannya.

 Image

Ketika saklar pertama kali ditutup, tegangan pada induktor langsung melompat dari nol volt hingga nilai tegangannya sama seperti tegangan pada baterai (seakan-akan induktor berkelakuan seperti open circuit) dan nilai tegangannya semakin mengecil seiring berjalannya waktu (seakan-akan semakin short circuit). Saat saklar pertama kali ditutup, arusnya nol ampere, kemudian nilai arusnya semakin meningkat hingga nilainya sama dengan nilai tegangan sumber dibagi resistansi 1Ω. Kelakuan ini adalah kebalikan dari rangkaian seri resistor-kapasitor, dimana kondisi awal pada rangkaian itu nilai arusnya maksimum dan tegangan kapasitornya nol volt.

Kita tidak serta merta langsung dapat mensimulasikan rangkaian ini (seperti saat mensimulasikan rangkaian resistif). Karena pada rangkaian RL kita juga “bermain” variabel waktu, maka kita harus men-setting variabel waktu ini. Klik ATP, pilih settings… , Masukkan nilai 5E-5 pada kolom Tmax.. Jalankan rangkaian ini dengan cara menekan Run ATP lalu pilih PlotXY Setelah menjalankan simulasi ini, maka akan muncul jendela windows baru yaitu MC’s PlotXY Plot dan sebelumnya akan muncul dialog box yang berisi bermacam-macam variabel dari rangkaian di atas yang ingin kita lihat nilai/angkanya dalam variabel waktu.

Image

Nilai tegangan pada induktor saat pertama kali saklar ditutup pada t=0, nilainya langsung maksimum,namun seiring berjalannya waktu, nilai tegangannya semakin berkurang dan berkurang.Tegangan pada induktor akan turun menuju nilai minimumnya. Saat tegangan pada induktor sudah berkurang dan mencapai nilai minimumnya (nol volt untuk induktor “sempurna”), arusnya akan berada pada level maksimumnya, dan pada kondisi ini, induktor seperti short circuit.

Lalu ulangi lagi klik ATP, Jalankan kembali rangkaian ini dengan cara menekan Run ATP lalu pilih PlotXY Setelah menjalankan simulasi ini, maka akan muncul jendela windows baru yaitu MC’s PlotXY Plot dan sebelumnya akan muncul dialog box yang berisi bermacam-macam variabel dari rangkaian di atas yang ingin kita lihat nilai/angkanya dalam variabel waktu.Pilih variable arus.Maka muncul grafik nilai arus yang mengaliri induktor seperti ini

 Image

 Induktor melawan perubahan arus, dan bertindak persis kebalikan dari kapasitor, dimana kapasitor akan melawan perubahan tegangan. Induktor yang benar-benar kosong sama sekali (tidak ada medan magnet).nilai arus yang mengalir  kumparannya adalah nol ampere. Jadi, pada kondisi awal ini, induktor seperti sebuah open circuit saat pertama kali dihubungkan ke sumber tegangan (induktor berusaha mempertahankan nilai arus nol ampere). Seiring berjalannya waktu, arus yang mengaliri induktor akan naik dan berusaha mencapai nilai arus maksimumnya