Proteksi Ground Fault Generator berdasarkan Standar IEEE C37.101

Magatrika UGM

Ketika gangguan tanah terjadi di dalam generator, sistem proteksi harus mampu mendeteksi dan mematikan generator. Untuk gangguan tanah internal generator,generator harus shut down sesegera mungkin. Namun untuk gangguan tanah eksternal seperti gangguan pada feeder, penundaan waktu shut down biasanya dilakukan untuk memungkinkan pengisolasian yang selektif terhadap sirkuit yang rusak . Seiring dengan penundaan waktu shut down, alarm seketika akan memberikan peringatan dini bagi operator untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk meminimalkan kerusakan generator akibat aliran arus gangguan yang berkepanjangan. Panduan IEEE C37.101 untuk Proteksi pentanahan generator menyediakan berbagai skema-skema proteksi tanah generator dengan konfigurasi pentanahan generator dan sistem pentanahan yang berbeda-beda.

Ada beberapa metode pentanahan yang berbeda dalam sistem tenaga listrik. Mentnahkan sistem atau sumber (generator atau trafo) dapat dengan menggunakan metode-metode seperti Low-Resistance Grounding (LRG) dan High-Resistance Grounding (HRG)

Low-Resistance Grounding (LRG)

Netral generator dihubungkan ke tanah melalui resistor yang berfungsi membatasi arus gangguan tanah yang besarnya beberapa…

View original post 923 more words