Jenis-jenis Circuit Breaker berdasarkan urutan perkembangannya

Jenis-jenis Circuit Breaker

 Circuit Breaker dapat diklasifikasikan berdasarkan media yang digunakan untuk memadamkan busur api. Berikut ini adalah daftar dan penjelasan singkat serta urutan sejarah perkembangan dari berbagai macam jenis circuit breaker

 

Air-Magnetic Air Quenching

Breaker jenis ini pertama kali digunakan pada tahun 1900an dan digunakan pada tegangan menengah sampai 15 kV. Breaker ini memutus arus dengan cara menarik busur api ke dalam dan menyalurkannya ke medan magnet dan membuat aliran udara naik lalu memadamkannya. Breaker jenis ini digunakan pada industi dan instalasi listrik pada tahun 1960an. Contoh yang cukup terkenal adalah GE atau Westinghouse Magna-blast breaker yang masih digunakan di sejumlah instalasi. Breaker ini sudah tidak diproduksi lagi.

Oil Circuit Breakers

Oil circuit breaker adalah jenis breaker yang paling banyak digunakan baik di tegangan menengah maupun tegangan tinggi hingga 345 kV sampai tahun 1960an di Amerika Utara dan Inggris. Pemadaman busur api menggunakan pergolakan aliran minyak karena efek dari busur api dan konstruksi desain ruang disekeliling kontak. Oil circuit breaker digunakan untuk memutus sirkuit dan peralatan didalam dan diluar sistem dalam gardu induk. Terdapat minyak yang diisi untuk mendinginkan dan untuk mencegah terjadinya busur api ketika saklar diaktifkan.

lowongan IKPT

Air-Blast Breakers

Air-blast breaker digunakan di Eropa dari tahun 1930an untuk tegangan menengah dan tegangan tinggi, tetapi digunakan pada waktu yang singkat di Amerika utara (hanya sampai tahun 1950an) karena munculnya gas SF6 circuit breaker. Semua Air-blast circuit breaker bekerja berdasarkan prinsip udara bertekanan tinggi, yaitu 200 psi, disemburkan melalui nozzle dan melewati busur api dengan kecepatan tinggi. Air-blast breaker telah diciptakan untuk tegangan sistem mencapai 800 kV, dan digunakan untuk pengembangan sistem 500 kV. Karena bekerja dengan baik di suhu rendah, breaker ini sering digunakan di daerah lintang utara.

lowongan IKPT

SF6 Gas Circuit Breakers

SF6 Breaker diciptakan pada tahun 1960an dan dengan cepat menjadi pilihan untuk daerah-daerah dengan sistem tegangan menengah dan tegangan tinggi. Breaker ini menggunakan gas SF6 untuk memadamkan busur api, memiliki sifat dielektrik yang baik terhadap udara, dan breaker ini memiliki desain ekonomis yang lebih unggul pada konstruksi dan ukuran. Nilai tegangan untuk satu kepala pemutus terbatas sampai 245 kV, oleh karena itu digunakan lebih dari satu kepala yang dirangkai seri untuk penggunaan pada tegangan yang lebih tinggi. Pengembangan pertama SF6 breaker adalah double-pressure breaker meniru prinsip kerja air-blast breaker. Lalu konstruksi ini digantikan oleh puffer breaker. Gas SF6 melewati dan tertahan di ruang kontak pada tekanan gas sekitar 60-70 psi (3-5 kali dari tekanan atmosfer). Ketika kontak lepas, piston memampatkan gas dan meledakkan gas bersama busur api, mengembalikan gas ke sirkulasi loop tertutup di dalam breaker.

Breaker SF6 lebih diunggulkan dan digunakan pada tegangan tinggi dan tegangan ekstra tinggi, dan pemakain yang luas pada tegangan medium.

lowongan IKPT

 Vacuum Circuit Breakers

Breaker jenis ini terdiri dari tabung vakum yang terbuat dari bahan tembaga dan kromium yang memiliki kekuatan dielektrik yang baik. Pergerakan kontak dan pemisahannya sangat kecil, yang membuat operasi breaker dan kemampuan breaker sangat cepat dalam memadamkan busur api.

Kemampuan Vacuum breaker memutus arus gangguan mirip dengan SF6 breaker yang tersedia untuk tegangan menengah sampai 35 kV dan 25 kV satu fasa untuk switchgear, circuit breaker, dan MCC (Motor Control Center).

Sepasang tabung dipasang untuk traksi elektrik. Saklar vacuum sebagai saklar pemutus beban terdiri atas sepasang tabung vacuum yang dapat mencapai hingga 245 kV.

 lowongan IKPT

Sumber:

  • Khan, Shoaib. 2007. Industrial Power Systems. CRC Press.
  • Medium Voltage Distribution MCset 17.5 kV , Schneider Electric Catalogue

Oleh: Veby Enandes Stalony ,S.T.