Bertahan atau Pindah ke Perusahaan lain?

Terdapat Komponen penting yang menjadi landasan kita dalam memilih untuk bertahan atau pindah dari perusahaan tempat kita berkarya sekarang ke tempat yang lain. Bagi saya, ada 3 komponen penting yang menentukan saya bertahan di suatu perusahaan

1. Gaji

Bagi beberapa orang, Gaji bukanlah hal yang utama. Kita semua tidak akan pernah puas dengan gaji kita saat ini kalau diri kita tidak menysukurinya. Melihat orang lain yang punya gaji lebih besar adalah sesuatu yang tidak akan ada habisnya. Akan ada selalu orang yang gajinya jauh lebih besar dari orang lain. Terima dan syukuri apa yang sudah engkau dapat. Jika tidak puas, mari berjuang lebih ganas!

2. Ilmu

Tadinya saya selalu menjunjung tinggi bidang keilmuan yang akan saya tekuni di suatu perusahaan, sebagai Electrical Engineer, di manapun saya kerja  yang penting  ilmunya sesuai bidang saya, Electrical Power System! Konsep saya adalah:

“Perusahaan yang selalu bisa memberi ilmu baru terus menerus ,mengapa tidak saya perjuangkan? “

Namun setelah beberapa bulan merasakan dunia kerja yang kadang manis kadang juga pahit, serta kepo luar biasa pada kerjaan teman di perusahaan lain, akhirnya berujung pada kesimpulan bahwa

“Setiap perusahaan pasti akan memberi ilmu baru pada setiap karyawannya yang haus akan tantangan”

Jadilah karyawan yang selalu berinisiatif mengembangkan kemampuan diri dengan ilmu-ilmu baru, niscaya kesuksesan datang menghampiri kita!

3 .Corporate Culture

Setelah bekerja beberapa bulan, komponen sebelumnya tergeser oleh komponen yang satu ini. Iya, Corporate Culture atau Budaya Perusahan. Intinya tiap perusahaan mempunyai konsep kerja yang ditanamkan pada setiap karyawannya untuk mencapai tujuan perusahaan. Saya yakin dengan sepenuh hati bahwa setiap perusahaan di planet bumi ini mempunyai konsep corporate culture yang berbeda-beda, sekalipun bergerak di bidang yang sama, contohnya pastinya kita merasakan hal yang berbeda bila kita makan di KFC dengan makan di McD kan?

Buat yang sudah sering jadi kutu loncat alias berpindah-pindah dari satu perusahaan ke perusahaan lain, sudah tentu akan merasakan suasana yang berbeda di tiap perusahaan yang pernah dijejakinya. Bekerja di perusahaan BUMN tentu akan berbeda budayanya bila bekerja di perusahaan Asing, Bekerja di Perusahaan Jepang tentu akan berbeda budaya dengan perusahaan Amerika, dan sebagainya.

Mengapa Corporate Culture begitu penting bagi saya? Begini, bagi saya pribadi, adalah kewajiban setiap perusahaan menjadikan Karyawan sebagai aset utama perusahaan, bahwa karyawan adalah komponen penting dalam berkelanjutan suatu perusahaan.

Sebagai contoh yang saya alami, sebagai seorang karyawan “agak ngarut” di Rekayasa Industri, perusahaan EPC milik BUMN dibawah PT. Pupuk Indonesia Holding Company sebagai ibu pertiwi REKIND, sudah tentu mesti memahami konsep corporate culture yang ditanamkan pada setiap karyawan REKIND. For your Information, Rekayasa Industri sudah 34 tahun dan menjadi satu-satunya EPC murni milik Bangsa Indonesia, dan baru saja mendapatkan prestasi TOP 250 global & international contractors of the world *promosi

 rek

Berikut Corporate Culture Rekayasa Industri yang dipelajari, diterapkan, serta dikembangkan secara berkesinambungan oleh seluruh elemen Rekayasa Industri, yang menjadi acuan mencapai tujuan perusahaan

Integrity | Integritas

Keikhlasan, kelurusan hati, kejujuran, satunya kata dan perbuatan, dan kesediaan untuk mengorbankan kepentingan pribadi, yang diterapkan secara konsisten; serta penerapan nilai-nilai kepatutan dan kepatuhan secara sungguh-sungguh, bertanggungjawab dan akuntabel dalam situasi dan kondisi bagaimanapun juga.

Focus on Customers | Fokus Pada Pelanggan

Memiliki komitmen kuat untuk memberikan pelayanan yang melampaui harapan setiap pelanggan dengan memberikan jasa dan produk yang berkualitas, handal dengan tepat waktu melalui hubungan yang harmonis agar tercapai kepuasan bersama.

Proffesional | Profesional

Senantiasa memiliki dan mengembangkan pengetahuan dan keahlian sesuai dengan fungsi serta bertanggungjawab atas pencapaian kinerja yang optimal dengan menjunjung tinggi standar profesi dan etika.

Team Work | Kerja Sama

Kesadaran dan kesediaan untuk bersinergi antar individu, unit kerja, klien dan mitra kerja dengan mengerahkan segenap kemampuan yang dimiliki secara ikhlas dan cerdas dalam mencapai tujuan perusahaan.

Innovation | Inovasi                 

Memiliki semangat tinggi untuk terus berkreasi mencari dan memanfaatkan peluang melalui penerapan informasi, pengetahuan dan teknologi dalam rangka memberikan keunggulan mutu, meningkatkan daya saing, dan nilai tambah perusahaan

Concern for People | Peduli Terhadap Sesama

Membangun dan mengembangkan SDM sebagai aset utama Perusahaan dengan memperlakukannya secara transparan, wajar, obyektif dan proporsional, sehingga dapat secara sadar berkontribusi aktif, dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja serta peningkatan nilai Perusahaan dengan memperhatikan kepentingan Stakeholder.

                                  rekind

 

Dengan Corporate Culture yang benar-benar ditanamkan di dalam REKIND maka tidak heran bila REKIND mendapat berbagai macam penghargaan

A

B

Sayangnya, banyak sekali perusahaan yang menjadikan Corporate Culture-nya hanya sebagai simbol yang dipajang di souvenir perusahaan atau yang lebih parah lagi hanya sebagai pajangan di lobby kantor. Konsep Corporate Culture seakan menjadi omong kosong dan tidak menjadi landasan mencapai tujuan perusahaan.

Bila dirimu sedang berniat mencari tempat kerja lain, dengan sangat bangga saya beri saran, carilah perusahaan yang menjadikan dirimu sebagai tiang berdirinya perusahaan tersebut, carilah perusahaan dengan konsep Corporate Culture yang baik sehingga dirimu dapat tumbuh dan berkembang bersama perusahaan tersebut

 

– Secara pribadi, saya lebih senang kerja di BUMN, sedikit banyak apa yang kita kerjakan murni buat bangsa Indonesia🙂

– Soal gaji dan ilmu memang relatif, nggak salah kok kalau niatnya mencari kerja di perusahaan dengan gaji yang lebih besar atau ilmu yang lebih menantang :O