Persiapan Pulling Cable


77 cable pull SH
source:http://www.cigpe.com

Pulling Cable adalah Salah satu kegiatan dalam suatu proyek yang bertujuan untuk mengeluarkan dan menarik kabel dari drum cable. Dalam melakukan pulling cable, diperlukan persiapan dan prosedur yang benar agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kerusakan kabel dan kecelakaan kerja. Persiapan dan prosedur Pulling Cable tentu berbeda-beda pada setiap proyek. Pada tulisan ini akan menjelaskan prosedur Pulling Cable secara umum. Berikut hal-hal yang perlu dilakukan dan dipersiapkan sebelum memulai aktivitas Pulling Cable:

1. Berdoa

Memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebelum melakukan segala aktivitas wajib dilakukan agar semua pekerja terhindar dari bahaya dan proyek sukses tanpa kecelakaan dan kerugiaan.

2.Work Safety Preparation

Bekerja dalam keadaan safety adalah hal mutlak yang wajib dilakukan setiap orang dalam lingkungan proyek agar mengurangi atau menghilangkan potensi kecelakaan kerja. Persiapan safety ini harus mengacu pada spesifikasi proyek yang mengatur HSE K3. Hal-hal yang perlu disiapkan adalah:

a. Work Permit

Setiap pekerjaan di lapangan harus menyertakan work permit atau ijin kerja terlebih dahulu. Dalam work permit harus dijelaskan jenis pekerjaan yang akan dikerjakaan dan semua elemen penting harus mengetahui dan menanda tangani setiap pekerjaan yang akan dilakukan.

b. Job Safety Analysis (JSA)

Job Safety Analysis adalah analisa potensi bahaya yang dapat terjadi pada saat  melakukan kegiatan pekerjaan dengan membreakdown semua aktivitas dalam suatu pekerjaan berikut potensi bahaya dan kecelakaan kerjanya. JSA ini dilampirkan pada  work permit.

 c. Perlengkapan Safety

Perlengkapan Safety harus tersedia dan dipakai oleh pekerja ketika memasuki area kerja. Perlengkapan Safety  terdiri dari Helm, kaca mata, sepatu safety, Body harness, rompi kerja, baju dan celana panjang, sarung tangan, dll.

SafetyMan.pngsource: http://sunstatecement.com.au/

3. Menyiapkan Dokumen Acuan

Sebelum melakukan Pulling Cable, ada banyak dokumen yang harus disediakan agar tidak terjadi kesalahan dalam pulling cable. Salah satu kesalahan yang sering terjadi pada Pulling Cable adalah kabel yang ditarik tidak sesuai dengan connection diagram dan kabel yang ditarik panjangnya tidak sesuai. Dokumen yang perlu disiapkan sebelum penarikan kabel dari drum kabel yaitu:

a. Project Specification

Setiap proyek mempunyai dokumen spesifikasi yang berbeda. Setiap kali kita  mendesain sesuatu harus mengacu pada spesifikasi yang telah dirundingkan oleh client dan kontraktor. Dokumen ini wajib dijadikan acuan bersama dalam pelaksaan proyek.

b. Pulling Cable Procedure

Pulling Cable Procedure disiapkan oleh Subcontractor dengan berkoordinasi dengan Kontraktor mengacu pada Project Specification dan Data Engineering

c. Cable and Drum Schedule

Cable and drum schedule adalah dokumen berisi tabel penomoran kabel, jumlah tarikan kabel, dan tujuan dari dan ke mana kabel akan ditarik sehingga tidak terjadi salah pulling cable yang berdampak pada pembelian dan penarikan ulang kabel.

d. Cable and Grounding Connection Diagram

Connection Diagram adalah dokumen yang berisi jalur koneksi dari terminal terminasi ke terminal terminasi tujuan. Dokumen ini juga merinci lebih dalam dari cable schedule.

e. Plot Plan Layout, Substation Layout, Package Layout Drawing

Layout Drawing sangat dibutuhkan untuk menentukan dan mengkalkulasi panjangnya kabel secara actual di lapangan

519.jpg

f. Cable Ladder dan Tray Layout Drawing

Drawing ini akan menentukan besarnya kabel sudah sesuai atau tidak dengan besarnya tray atau ladder.

g. Detail Engineering Document

Detail Engineering Document akan memberikan petunjuk pengerjaan bending cable.

4. Man Power

Sebelum melakukan pekerjaan Pulling Cable, perlu diperhatikan jumlah pekerja dan pengawas yang akan melakukan pekerjaan Pulling Cable. Adapun susunan Man Power untuk Pulling cable sebagai berikut:

a. Material Control 

Material Control bertugas untuk memastikan bahwa kabel yang akan dikeluarkan dari warehouse adalah kabel sesuai drum schedule. Material Control juga bertugas untuk memastikan bahwa penyimpanan drum cable di warehouse sudah sesuai prosedur packing list.

 b. Engineer

Engineer memastikan bahwa penarikan kabel sesuai schedule construction dan commissioning serta memastikan semua equipment yang akan dikoneksi dengan kabel sudah terpasang dan mengkoreksi bila terjadi perubahan pada dokumen cable and drum schedule serta connection diagram. Engineer juga bertugas membuat JSA dan Permit.

 c. Supervisor

Supervisor bertugas untuk mengajukan pengeluaran cable drum dari warehouse atas perintah dari Engineer kontraktor dan Client

 d. Foreman

Foreman bertugas mengawasi kegiatan pulling cable di lapangan sesuai dengan prosedur yang ditentukan

 e. Technician

Technician bertugas untuk mengecek dan mengetes kabel seperti megger dan hipot test serta memastikan terminasi kabel sesuai connection diagram

 f. Helper

Helper Bertugas untuk menarik kabel dan membantu technician dalam aktivitas terminasi

 g. Safety Inspector

Safety Inspector bertugas menjaga seluruh aktivitas sudah mengikuti aturan Keselamatan Kerja dan Memastikan bahwa sebelum pengerjaan dilakukan sudah tersedia permit

5. Peralatan

Adapun peralatan pulling cable yang harus disediakan agar dalam proses penarikan kabel tidak terjadi kerusakan pada kabel yaitu:

  1. Roller kabel
    cable-pusher-roller-2-250x250
  2. Manila Rope
    images.jpg
  3. Termination Kit
    raychem-12kv-3-core.jpg
  4. Jack Kabel drum
    images.jpg
  5. Linggis
  6. Hamer
  7. Hand Tools
  8. Scaffolding
    download.jpg

6. Schedule dan Koordinasi

Bekerja tanpa schedule adalah bunuh diri. Dalam Setiap pekerjaan di lapangan harus mempunyai schedule yang jelas. Schedule penting diantaranya adalah Schedule Delivery, Schedule Construction, Schedule Commissioning serta Sequence schedule. Schedule Delivery adalah schedule pengiriman dan sampainya equipment dari factory ke lapangan. Schedule Construction dan Comissioning harus match dan beruntun mengacu pada Sequence schedule, contohnya schedule energize Switchgear dan start up engine generator.

Dalam bekerja tentunya tidak lepas dari koordinasi. Koordinasi dilakukan mulai dari tingkat atas hingga ke bawah, mulai dari client, kontraktor, vendor, juga subcontractor. Sebelum melakukan pekerjaan ada baiknya jalur komunikasi terbentuk dan tertata dengan baik agar tidak terjadi missed communication. Semua pihak yang terlihat harus aktif dan proaktif.

Veby Enandes Stalony
Electrical Engineer
PT Rekayasa Industri (persero)